Pemerintah Desa. Apresiasi Upaya BPBD Atasi Gorong-Gorong Buntu Disekitar Pasar Tanah Abang. - Gemasab Pos

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 13 Februari 2019

Pemerintah Desa. Apresiasi Upaya BPBD Atasi Gorong-Gorong Buntu Disekitar Pasar Tanah Abang.

Gemasab Pos. Com.
PALI.Tanah Abang ,– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI. Gerak cepat menanggapi keluhan warga Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terhadap buntunya gorong-gorong yang berada disekitar pasar Tanah Abang yang berdampak tergenangnya pasar tersebut saat  turun hujan.

Tanpa sungkan-sungkan, puluhan petugas BPBD yang dikerahkan Junaidi Anuar selaku kepala BPBD PALI untuk atasi masalah tersebut,  langsung menembus gorong-gorong yang telah dipenuhi sampah dengan membersihkannya dan menyemprotkan air agar saluran gorong-gorong berfungsi sebagaimana mestinya sehingga air dapat mengalir dengan lancar.

Alhasil, upaya BPBD berhasil, lebih kurang dua jam berjibaku dengan sampah dan lumpur, gorong-gorong tersebut akhirnya bisa ditembus.

“Setelah aliran lancar, selanjutnya kami minta warga atau pedagang untuk tidak membuang sampah sembarangan. Karena gorong-gorong tersebut buntu lantaran dipenuhi sampah. Dan kedepan, diharapkan pengelola pasar atau pemerintah desa untuk membuat saringan air, agar sampah tidak masuk gorong-gorong,” ujar Junaidi Anuar, Rabu (13/02/19).

Sementara itu, kepala Desa Tanah Abang Utara. Korian menyebutkan bahwa. Pemerintah desa mengapresiasi upaya BPBD tersebut. “Kami berterima kasih atas cepat tanggapnya Pemda PALI melalui BPBD,” ujarnya.

Sebelumnya pada Selasa (12/02/19),   diberitakan bahwa pasar kalangan Tanah Abang tergenang, warga mengeluhkan genangan air tersebut sebagai akibat gorong-gorong disekitar pasar tersumbat. Dan kondisi tersebut telah berlangsung lebih dari satu tahun.

Kondisi itu tentu mengganggu kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar yang digelar setiap hari Selasa itu, bahkan sejumlah pedagang mengaku rugi akibat akses menuju lapaknya becek mengakibatkan pembeli ogah mengunjungi tempat jualan mereka.(kominfo/Mahadaya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here